Cara Mengurangi Sampah Plastik demi Lingkungan Hidup

cara mengurangi sampah plastik

Jika manusia mencintai lingkungan hidupnya maka manusia harus tahu cara mengurangi sampah plastik dan melakukan cara-cara itu. Semenjak plastik ditemukan, hampir semua barang-barang di dalam rumah tangga terbuat dari plastik.


Bahkan tekstil yang dulu terbuat dari kapas pun sekarang dicampur plastik. Komponen ponsel juga ada yang terbuat dari plastik. Bahkan makanan, yaitu permen karet, terbuat dari plastik. Apa saja cara yang bisa kita lakukan demi berkurangnya sampah plastik?


1. Hindari Penggunaan Sedotan Plastik


Maraknya penjualan minuman mengakibatkan banyaknya penggunaan kantong plastik dan sedotan dari plastik. Cara mengurangi sampah plastik bisa dilakukan ketika makan di restoran, saat minum tidak usah meminta sedotan. Jika sedotan memang diperlukan, lebih baik memakai sedotan stainless steel atau sedotan dari kertas yang bisa digunakan berkali-kali.


2. Memakai Tas Reusable


Masyarakat Indonesia suka berbelanja di supermarket dan barang-barang pembeliannya dimasukkan ke dalam kantong plastik. Setiap hari para ibu juga berbelanja ke pasar. Agar penggunaan kantong plastik dikurangi, barang-barang belanjaan itu sebaiknya dibawa dalam tas yang dapat dipakai berulang kali (reusable).


Tas itu bisa dari kain atau plastik yang awet dan bisa terus dipakai, dapat dicuci, dan dapat dipakai lagi. Pada bagian ini, memang para ibu rumah tangga memang berperan besar. Pasalnya, seringkali berbelanja dan membeli sesuatu di toko maupun di pasar.


3. Menghindari Makan Permen Karet


Permen karet zaman dahulu terbuat dari getah pohon karet bernama chicle, yang adalah karet alam. Setelah ilmu pengetahuan maju para ilmuwan membuat karet buatan alias polietilen serta polivinil asetat guna mengganti karet alam di sebagian besar permen karet.


Polietilen dan polivinil asetat tadi ialah plastik beracun. Polivinil asetat bahkan terbukti mengakibatkan tumor pada tikus percobaan. Jadi, cara mengurangi sampah plastik bisa dilakukan dengan tidak makan permen karet dan membuang sisa permen karet sembarangan. Pilih permen karet dari karet asli bila terpaksa menginginkannya.


4. Memakai Kemasan Kardus


Cara keempat ini lebih tepat bila diterapkan pada industri yang harus mengemas barang-barangnya dan toko yang memerlukan kemasan untuk barang belanjaan. Industri dan supermarket hendaknya memilih kertas atau karton (kardus) untuk kemasan. Penelitian membuktikan bahwa proses daur ulang karton atau kertas jauh lebih mudah dari pada daur ulang plastik.


Kertas jauh lebih mudah terurai. Sebagai kemasan kertas juga lebih ringan daripada kaleng, aluminium atau kaca. Contoh kemasan deterjen dalam kotak kardus lebih baik daripada kemasan deterjen dari plastik atau botol plastik. Tapi penggunaan kardus juga harus diawasi agar tidak terlalu menimbulkan kerusakan hutan karena banyak penebangan pohon.


5. Mengganti Wadah Plastik dengan Wadah Kaca atau Baja


Cara mengurangi sampah plastik selanjutnya ialah mengganti wadah plastik, atau bila belum terlanjur membeli wadah dari kaca atau dari baja ringan tahan karat untuk menaruh berbagai benda. Kondisi lingkungan hidup akan jauh lebih baik bila para ibu rumah tangga melakukan gerakan ini. Sebagai bonus, kesehatan keluarga juga terjaga baik sebab wadah dari plastik ternyata melepaskan zat berbahaya saat dipakai apalagi jika terkena panas.


Demikianlah lima diantara banyak cara mengurangi sampah plastik yang bisa dilakukan demi tidak menambah beban bagi lingkungan hidup. Ternyata pola pikir dan kesadaran masyarakat harus dibangun. Akibat paling besar dari sampah plastik ialah habitat dan kesehatan dari makhluk hidup terganggu karena hewan  secara tak sengaja dapat mengonsumsi plastik dan membuat hewan tersebut keracunan lalu mati.


Sampah plastik itu juga sangat sulit didaur ulang atau memerlukan waktu yang sangat lama sehingga akan mengakibatkan polusi tanah. Tanah dapat jadi rusak bila terkena zat yang terdapat di dalam bahan dasar plastik. Zat tersebut bisa masuk ke tumbuhan dan akhirnya dikonsumsi manusia.

Rianda

Posting Komentar

Top Ads

Middle Ads 1

Middle Ads 2

Bottom Ads